TVRINews, Bengkulu
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang mempersiapkan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Provinsi Bengkulu dengan melibatkan 88 surveyor dan tim pendukung yang akan disebar di sejumlah titik.
Sebagai langkah awal percepatan pembangunan, surveyor mengikuti Pembekalan Mitra Pembangunan dalam Penyiapan dan Perencanaan Calon Lokasi KNMP di Hotel Mercure, Bengkulu. Pembekalan tersebut berlangsung 26-30 Oktober 2026.
Melalui kegiatan tersebut, para surveyor diharapkan memperoleh pemahaman mengenai tahapan, standar hingga prosedur penyiapan calon lokasi KNMP. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menyelaraskan persepsi agar proses penyiapan calon lokasi KNMP berjalan lancar dan terarah.
Analis Kebijakan Ahli Madya Balai Besar Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, Rani Hafsaridewi mengatakan proses penyiapan calon lokasi dilaksanakan melalui empat tahapan, yakni identifikasi dan penyiapan calon lokasi, survei dan penilaian, fasilitasi kesiapan serta perencanaan pengembangan KNMP.
"Mereka diharapkan bisa mengidentifikasi dan memberikan nilai mengenai kesiapan calon lokasi. Selain itu mereka juga memfasilitasi masyarakat yang tadinya tidak siap menjadi siap untuk memanfaatkan fasilitas yang ada," kata Rani Hafsaridewi, Kamis 29 Oktober 2026.
Calon lokasi harus melalui proses identifikasi dan penilaian untuk memastikan kesesuaian kondisi yang ada di lapangan dengan rencana pengembangan kawasan.
Ada sekitar 75 titik calon lokasi yang akan disurvei langsung oleh para mitra pembangunan dalam kurun waktu dua bulan ini. Titik calon lokasi tersebut tersebar di Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur, Bengkulu Utara, Mukomuko, Lebong serta Rejang Lebong.
Rani mengungkap wilayah Bengkulu yang bukan termasuk daerah pesisir, jumlah titik calon lokasinya akan lebih sedikit. Namun, tetap diusulkan menjadi calon lokasi lantaran program tersebut mengintegrasikan penangkapan ikan di laut serta pengelolaan di wilayah darat.
"Di Bengkulu ini ada sekitar 75 titik calon lokasi dari delapan kabupaten dan satu kota. Kabupaten Kepahiang kebetulan tidak dapat, namun untuk Lebong dan Rejang lebong dapat, hanya titiknya sedikit," lanjut Rani.
Keberadaan KNMP di Bengkulu diharapkan dapat mengembangkan kawasan ekonomi masyarakat pesisir yang produktif, inklusif dan berkelanjutan. KNMP tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur perikanan, namun juga penguatan kegiatan ekonomi, kelembagaan, hingga pemberdayaan masyarakat.










