TVRINews, Bengkulu
Semangat kebersamaan dan kebangkitan ekonomi kerakyatan mewarnai jalannya nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bertajuk "Bola Gembira" yang digelar di Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Bengkulu. Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara LPP TVRI Stasiun Bengkulu bersama Polresta Kota Bengkulu guna menghadirkan ruang hiburan positif sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat di Bumi Rafflesia.
Sinergi yang terjalin antara lembaga penyiaran publik dan institusi kepolisian ini berhasil menyulap halaman Mapolresta Kota Bengkulu menjadi pusat keramaian yang inklusif dan ramah keluarga. Ratusan pencinta sepak bola tampak memadati lokasi sejak malam hari untuk menyaksikan pertandingan melalui layar raksasa dengan kualitas siaran digital yang jernih khas TVRI.

Kepala Stasiun TVRI Bengkulu, Fonda Rafael, mengungkapkan bahwa kolaborasi dalam agenda nonton bareng ini merupakan bentuk nyata komitmen TVRI untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, sekaligus memberikan ruang hiburan yang sehat dan menyatukan.
"Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI berkomitmen menjadi media pemersatu bangsa. Melalui sinergi 'Bola Gembira' bersama Polresta Bengkulu ini, kami tidak hanya menyajikan tontonan olahraga berkelas dunia dengan kualitas digital yang jernih, tetapi juga menciptakan ruang publik yang positif untuk mempererat silaturahmi warga," ujar Fonda Rafael, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.
Sementara itu, Kapolresta Kota Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat, menyambut baik kerja sama ini. Pihaknya menegaskan bahwa selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), institusi kepolisian juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kebahagiaan serta kesejahteraan warga di wilayah hukumnya.
"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi bersama TVRI Bengkulu ini. Mapolresta Bengkulu sengaja kami buka lebar untuk masyarakat agar hubungan antara kepolisian, media, dan warga semakin harmonis. Selain memberikan hiburan, momentum ini kami manfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan cara yang lebih humanis dan menyentuh langsung ke masyarakat," ungkap Kombes Pol. Rahmad Hidayat.
Tidak hanya menyajikan keseruan di atas lapangan hijau, kegiatan kolaboratif ini membawa dampak konkret yang signifikan bagi sektor perekonomian lokal. Polresta Kota Bengkulu bersama TVRI sengaja memfasilitasi area khusus secara gratis bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjajakan produk kuliner mereka sepanjang acara berlangsung.
Kehadiran massa yang antusias membuat lapak-lapak pedagang kaki lima dan UMKM diserbu pembeli. Berdasarkan data pemantauan di lapangan, para pelaku UMKM yang terlibat mencatatkan lonjakan omset hingga berkali-kali lipat dibanding hari biasa. Rata-rata pedagang mampu meraup pendapatan hingga ratusan ribu hingga jutaan rupiah hanya dalam kurun waktu satu malam pertandingan.
Rudi, salah seorang pelaku UMKM yang berkesempatan membuka lapak dagangan kuliner di area Mapolresta, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang tinggi atas inisiatif kolaborasi ini.
"Kami sangat terbantu dengan adanya fasilitas tempat gratis di area Mapolresta ini. Biasanya jualan keliling sampai larut malam belum tentu habis, tapi malam ini alhamdulillah omset kami naik tajam karena penontonnya ramai sekali. Kami sangat mengapresiasi TVRI dan Polresta Bengkulu yang peduli pada pedagang kecil seperti kami," ungkap Rudi gembira.
Acara nonton bareng "Bola Gembira" ini juga dikemas menarik dengan berbagai kuis interaktif seputar sepak bola serta pembagian doorprize menarik bagi para pengunjung yang beruntung.
Melalui suksesnya gelaran yang berpusat di Mapolresta Kota Bengkulu ini, TVRI Bengkulu bersama kepolisian setempat menegaskan komitmen bersama untuk terus hadir di tengah masyarakat; tidak hanya memberikan jaminan rasa aman dan tontonan yang sehat, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi pelaku usaha lokal.










