TVRINews, Bengkulu
Universitas Bengkulu (UNIB) menggelar pagelaran seni inovatif bertajuk Kemumu Visual Exposphere 2026 di Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara. Kegiatan ini menjadi puncak program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan mengembangkan potensi budaya sekaligus memperkuat promosi wisata berbasis masyarakat.
Ketua Tim Pengabdian, Ir. Atik Prihatiningrum, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara UNIB, Pemerintah Kelurahan Kemumu, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Arga Tirta, dan Kelompok Seni Kuda Kepang New Beringin Jaya.
Menurut Atik, Kemumu Visual Exposphere 2026 menjadi ruang ekspresi visual yang menampilkan kekayaan budaya lokal sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih terampil memanfaatkan ruang publik, mengelola potensi budaya, dan memperkuat peran kelompok seni dalam melestarikan pertunjukan Kuda Kepang.
"Inisiasi kegiatan ini berawal dari diskusi antara Pemerintah Kelurahan Kemumu, Pokdarwis Arga Tirta, Kelompok Seni New Beringin Jaya dengan dosen Program Studi Arsitektur dan Ilmu Komunikasi UNIB. Tujuannya untuk mengembangkan potensi budaya," ujar Atik, Senin, 27 Juli 2026.
Program pengabdian tersebut telah berlangsung sejak April 2026 dan dipimpin oleh Atik Prihatiningrum dari Program Studi Arsitektur bersama Sonde Martadireja, M.Sn., serta Eka Vuspa Sari, S.I.Kom., M.A. dari Program Studi Ilmu Komunikasi.
Sebanyak 20 mahasiswa dari Program Studi Arsitektur, Jurnalistik, dan Ilmu Komunikasi diterjunkan ke Kelurahan Kemumu sejak Juni hingga Agustus 2026 untuk mendampingi Pokdarwis Arga Tirta dan Kelompok Seni New Beringin Jaya.
Sebagai bentuk dukungan, tim pengabdi juga menyerahkan berbagai peralatan, antara lain mesin sablon beserta oven sablon untuk memproduksi merchandise seperti kaos, totebag, topi, serta kemasan produk kreatif berbahan bambu.
Selain itu, bantuan berupa satu unit drone, mikrofon nirkabel, tripod gimbal, kain kanvas, gendang ciblon, aksesori Kuda Kepang, cambuk tari, hingga udeng juga diberikan guna menunjang pelestarian dan promosi seni budaya.
Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) pada Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa Tahun 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang mencakup desain kreatif, digitalisasi potensi budaya lokal, pembuatan produk kontemporer berbasis potensi lokal, hingga pemanfaatan drone sebagai media edukasi, promosi, dan pelestarian budaya.
Peserta juga mengikuti pelatihan pemetaan partisipatif, penyusunan rute pagelaran, desain merchandise dan kemasan produk, teknik sablon, serta pembuatan video dokumenter menggunakan drone.
"Melalui pendampingan ini kami berhasil menghasilkan rute kegiatan pagelaran, produk merchandise layak jual, penyelenggaraan Kemumu Visual Exposphere 2026, dan video dokumenter pertunjukan yang diunggah di media sosial," ucapnya.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya memperkuat kapasitas Pokdarwis Arga Tirta dalam mengelola potensi budaya secara berkelanjutan, tetapi juga meningkatkan peran Kelompok Seni New Beringin Jaya dalam menjaga kelestarian pertunjukan Kuda Kepang.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa melalui penerapan ilmu secara langsung sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Melalui program ini, UNIB berharap kemampuan anggota Pokdarwis dalam memetakan potensi wisata dan mengelola atraksi budaya terus meningkat, sementara Kelompok Seni New Beringin Jaya mampu menghadirkan pertunjukan Kuda Kepang yang semakin berkualitas dengan dukungan dokumentasi digital sehingga tetap lestari dan diminati generasi muda.









