TVRINews, Bengkulu
Fakultas Teknik Universitas Bengkulu (UNIB) meningkatkan keterampilan teknis siswa SMKN 3 Kota Bengkulu melalui pelatihan teknologi three-dimensional printing atau 3D printing.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut dilaksanakan di SMKN 3 Kota Bengkulu, Kelurahan Padang Jati. Kegiatan merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mendapat dukungan pendanaan Tahun Anggaran 2026 melalui Skema Wilayah Binaan Fakultas Teknik UNIB.
Kegiatan dipimpin Nurbaiti, bersama Helmizar, Besperi, dan Hendri Van Hoten, serta melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UNIB.
Pelatihan diikuti siswa kelas XII Jurusan Kuliner SMKN 3 Kota Bengkulu dan dihadiri Kepala SMKN 3 Kota Bengkulu, Mirsalin, bersama jajaran guru.
Ketua Tim Pengabdian, Nurbaiti, mengatakan pelatihan bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada siswa dalam mengoperasikan teknologi 3D printing sekaligus mengenalkan pemanfaatannya untuk menghasilkan produk bernilai guna dan ekonomi.
“Kegiatan ini memberikan keterampilan praktis kepada siswa dalam mengenal dan mengoperasikan teknologi 3D printing, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,”ujar Nurbaiti.
Materi pelatihan mencakup pengenalan teknologi 3D printing, prinsip dan cara kerja mesin, persiapan mesin, pengaturan parameter pencetakan, proses pencetakan, hingga pemanfaatan hasil cetakan.
Siswa juga mengikuti praktik secara langsung, mulai dari menyiapkan mesin hingga menghasilkan objek tiga dimensi. Salah satu praktik yang menarik perhatian yakni pencetakan pola bunga Rafflesia menggunakan mesin 3D printing.
Anggota Tim Pengabdian, Hendri Van Hoten, mengatakan praktik langsung diberikan agar siswa memahami seluruh tahapan 3D printing, mulai dari desain digital hingga menghasilkan produk fisik.
“Siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung, mulai dari desain digital sampai diproses menggunakan mesin 3D printing hingga menghasilkan sebuah produk,”ungkap Hendri.
Teknologi 3D printing juga diperkenalkan untuk mendukung kebutuhan di bidang kuliner, sekaligus membuka peluang pengembangan produk kreatif dan usaha bagi para siswa.
Kepala SMKN 3 Kota Bengkulu, Mirsalin, menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada siswa dalam memanfaatkan teknologi.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena siswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru mengenai teknologi 3D printing yang dapat dikembangkan menjadi keterampilan dan peluang usaha,”kata Mirsalin.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi mengenai cara kerja mesin, material yang digunakan, proses pencetakan, pemanfaatan teknologi, hingga peluang usaha di bidang 3D printing.
Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Teknik UNIB juga menyerahkan dua unit kompor listrik kepada SMKN 3 Kota Bengkulu untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan praktik siswa.
Kegiatan PkM ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis praktik dan teknologi.
Fakultas Teknik UNIB berharap pelatihan dan transfer teknologi tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi siswa, sekaligus mendorong mereka menjadi pengguna dan pencipta produk yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.









