TVRINews, Bengkulu
Satgas Karya Bakti Skala Besar TNI AD merenovasi jembatan utama antar-desa demi memberikan akses mobilitas yang lebih aman bagi 163 KK
Wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kesulitan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Bengkulu. Kali ini, Satgas KBSB TNI AD melaksanakan renovasi jembatan yang menghubungkan Desa Tanjung Seluai dengan Desa Talang Parapat, Kabupaten Seluma.
Jembatan tersebut merupakan akses utama yang memiliki peran vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat Desa Tanjung Seluai. Sedikitnya 163 kepala keluarga (KK) bergantung pada jembatan ini untuk mobilitas warga, aktivitas sosial, pendidikan, hingga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Kondisi jembatan yang sudah membutuhkan perbaikan membuat renovasi ini menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat setempat. Melalui program KBSB TNI AD TA 2026, renovasi jembatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses penghubung, memberikan rasa aman dan nyaman, serta memperlancar konektivitas antarwilayah desa.
Pelaksanaan renovasi jembatan tersebut mendapat peninjauan langsung dari Dansatgas KBSB TNI AD TA 2026 di Bengkulu, Brigjen TNI Bram Pramudya, bersama Komandan Kodim 0425/Seluma. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Jembatan ini adalah urat nadi masyarakat Tanjung Seluai. Ada 163 KK yang setiap hari melintas di sini. Kalau jembatannya tidak layak, aktivitas warga terganggu, ekonomi terganggu. Karena itu melalui Karya Bakti Skala Besar, kita hadir untuk memperbaiki dan memastikan akses masyarakat menjadi lebih aman dan lebih baik," ujar Brigjen TNI Bram Pramudya, Jumat, 6 November 2026.
Kehadiran Dansatgas bersama jajaran Kodim 0425/Seluma juga menjadi bentuk perhatian dan komitmen TNI AD dalam memastikan setiap program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.
Renovasi jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Akses penghubung yang lebih baik diharapkan mampu membuka kelancaran mobilitas warga, memperkuat hubungan antardesa, serta memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.
"Kami tidak hanya membangun jembatan, tapi membangun harapan masyarakat. TNI AD akan terus hadir, bekerja bersama rakyat, dan memberikan solusi atas kesulitan yang ada di lapangan," tegas Brigjen Bram Pramudya.
Melalui program Karya Bakti Skala Besar, TNI AD terus menunjukkan perannya sebagai bagian dari rakyat yang hadir, bekerja, dan memberikan solusi atas berbagai kesulitan masyarakat.
Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui semangat gotong royong dan pengabdian, TNI AD berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun negeri, serta mewujudkan kesejahteraan hingga ke pelosok wilayah Indonesia.










