TVRINews, Bengkulu
Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bengkulu membentuk sekaligus akan membina masyarakat nelayan di kawasan Pulau Baai, Kota Bengkulu, melalui program Kampung Nelayan Binaan. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir melalui pendampingan berkelanjutan di bidang kesehatan serta pengembangan potensi ekonomi lokal.
Kabid Dokkes Polda Bengkulu, Kombes Pol dr. Effri Susanto, mengatakan gerakan Kampung Nelayan Binaan merupakan wujud nyata komitmen Biddokkes Polda Bengkulu dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Dalam pelaksanaannya, program ini memberikan perhatian khusus kepada anak-anak usia sekolah sebagai generasi penerus bangsa. Tim medis akan melakukan pendampingan untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal melalui pemantauan kesehatan dan edukasi yang berkesinambungan.
"Anak-anak merupakan aset masa depan yang harus dijaga. Melalui pendampingan kesehatan yang rutin, kami berharap mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan mampu membangun daerahnya di masa mendatang," ujar Kombes Pol dr. Effri Susanto, Kamis, 23 Juli 2026.
Selain aspek kesehatan, program ini juga mendapat dukungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Syafriandi, menyatakan pihaknya siap berkolaborasi untuk menyinergikan program kesehatan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan serta pengembangan potensi kelautan daerah.
Sementara itu, salah seorang warga Pulau Baai, Ahmad Erdi, menyambut baik hadirnya Kampung Nelayan Binaan. Menurutnya, program tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Ia berharap pendampingan yang diberikan tidak hanya berlangsung sesaat, tetapi dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat pesisir, baik dari sisi kesehatan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi.










