TVRINews, Bengkulu
Perum Bulog Bengkulu terus menyerap gabah dan beras hasil panen petani lokal untuk mendukung pengadaan beras nasional yang telah melampaui 4 juta ton. Dalam capaian tersebut, Bengkulu disebut telah berkontribusi lebih dari 150 persen terhadap target pengadaan beras di daerah.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Bengkulu, Sugeng Hardono, mengatakan capaian pengadaan beras secara nasional menjadi motivasi bagi setiap daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan petani dan mitra kerja.
"Kami juga akan terus memperkuat sinergi dengan petani, mitra penggilingan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung penyerapan hasil produksi pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan," ungkap Sugeng, Jumat, 9 Oktober 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung penguatan stok pangan nasional sekaligus memberikan kepastian penyerapan hasil panen bagi petani.
Perum Bulog Bengkulu juga berkomitmen menjaga ketahanan pangan nasional, memberikan manfaat bagi petani, serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu.
Sementara itu, secara nasional, pengadaan beras telah melampaui 4 juta ton sebelum berakhirnya 2026. Capaian tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan dan stabilitas harga.










